PENGURANGAN RISIKO BANJIR MELALUI MITIGASI DAERAH ALIRAN SUNGAI DI KELURAHAN LENENG, KECAMATAN PRAYA LOMBOK TENGAH
Keywords:
Mitigasi Bencana, Partisipasi MasyarakatAbstract
Inisiatif mitigasi banjir di Kecamatan Leneng, Kabupaten Praya, Lombok Tengah, bertujuan mengatasi banjir akibat penyumbatan sungai dan degradasi lingkungan melalui keterlibatan masyarakat yang inklusif. Program yang dimulai Maret 2025 ini melibatkan TNI AD, pemerintah daerah, BWS, dan akademisi IPDN NTB dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan, mendorong perilaku bertanggung jawab, serta menerapkan langkah nyata pengurangan risiko banjir. Metode yang digunakan adalah kualitatif partisipatif dengan fokus pada keterlibatan akar rumput. Kegiatan utama meliputi edukasi lingkungan, pemetaan zona rawan sumbatan secara kolaboratif, serta pembersihan sungai berbasis masyarakat. Interaksi sosial yang aktif mendorong komunikasi adaptif dan respons lokal yang efektif. Hasilnya menunjukkan perubahan positif dalam persepsi publik, meningkatnya partisipasi warga, serta penguatan rasa tanggung jawab terhadap konservasi sungai. Keberhasilan program diperkuat oleh kontribusi kelembagaan yang memastikan efektivitas operasional. Rekomendasi mencakup pembentukan unit pemantauan sungai lokal dan integrasi strategi mitigasi banjir ke dalam kebijakan pembangunan daerah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL PENGABDIAN BINA MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

